BUKA RECOVERY Journey
A Second Chance for Buka
Perjalanan “Buka” si Buffy Fish Owl yang mengalami patah kaki hingga kembali bertengger
He couldn’t even stand.. 💔
Tidak semua satwa datang dalam kondisi masih mampu bertengger.
Pada April 2026, tim medis Aviary Park Indonesia menerima seekor Burung Hantu Ketupu (Ketupa ketupu) muda dari BKSDA Jakarta. Kami menamainya “Buka”.
Dengan berat hanya 710 gram, Buka datang dalam kondisi memprihatinkan. Ia hanya bisa berbaring dengan kaki kiri yang menggantung lemas.
Saat itu, satu pertanyaan besar muncul...
Bisakah Buka berdiri kembali?
Ternyata masalahnya lebih serius dari yang kami kira.
Hasil pemeriksaan X-ray menunjukkan bahwa tulang tibia (tulang kering utama) Buka patah total, sementara tulang fibulanya mengalami retak.
Bagi seekor burung hantu pemburu ikan, kaki adalah segalanya.
Cakar mereka digunakan untuk menangkap ikan, katak, hingga kepiting di alam liar. Tanpa kaki yang berfungsi dengan baik, peluang bertahan hidup hampir tidak ada.
Operasi harus segera dilakukan.
Operasi kecil dengan pekerjaan yang sangat presisi
Selama kurang lebih satu jam, tim dokter hewan melakukan operasi ortopedi menggunakan dua teknik sekaligus.
🦴 Internal pin, yaitu pin logam yang dipasang di dalam tulang untuk menyambungkan kembali bagian yang patah.
🦴 External fixation, yaitu rangka penyangga dari luar yang menjaga posisi tulang tetap stabil selama proses penyembuhan.
Dan hasilnya...
Begitu sadar dari anestesi, Buka langsung mampu berdiri.
Momen kecil yang membuat seluruh tim tersenyum lega.
Berdiri hanyalah langkah pertama.
Selama beberapa minggu berikutnya, Buka menjalani proses pemulihan yang tidak mudah. Ia harus beristirahat di kandang khusus agar tulangnya tidak kembali bergeser.
Setiap hari tim memberikan obat, membersihkan luka, memantau berat badan, hingga memastikan setiap pin tetap dalam kondisi baik.
Sedikit demi sedikit...
Buka mulai kembali menggenggam ranting menggunakan kaki kirinya.
Dan setiap perkembangan kecil menjadi kabar baik yang kami nantikan.
Sampai akhirnya...
Pada pertengahan Mei, seluruh perjuangan itu mulai membuahkan hasil.
✨ Tulangnya menyatu dengan baik.
✨ Pin logam berhasil dilepas.
✨ Berat badannya meningkat menjadi 761,9 gram.
Yang paling membahagiakan,
Buka kembali berdiri tegak, bertengger, dan menggunakan kedua kakinya seperti burung hantu sehat pada umumnya.
Sulit dipercaya bahwa beberapa minggu sebelumnya ia bahkan tidak mampu berdiri.
Kesempatan kedua untuk Buka.
Pada 18 Juni 2026, Buka dinyatakan sehat dan resmi diserahkan kembali kepada BKSDA Jakarta. Namun karena mengalami human imprinting (terlalu terbiasa dengan manusia), Buka tidak dapat dilepas-liarkan kembali.
Kini, Buka menjadi bagian dari keluarga besar Aviary Park Indonesia dan akan dirawat sebagai bagian dari program konservasi dan penangkaran.
Karena bagi kami...
Konservasi bukan hanya menyelamatkan satwa yang terluka, tetapi juga memastikan mereka tetap memiliki masa depan. 🤍
Tentang BUFFY FISH OWL
Burung Hantu Ketupu (Ketupa ketupu) merupakan predator yang hidup di sekitar sungai, rawa, dan kawasan perairan.
Mereka memiliki kaki tanpa bulu serta cakar melengkung yang sangat kuat untuk menangkap ikan, kepiting, hingga katak.
Sayangnya, populasi satwa ini terus menghadapi ancaman akibat hilangnya habitat, konflik dengan manusia, serta perdagangan satwa liar ilegal.
Melalui penyelamatan, rehabilitasi, dan program penangkaran, Aviary Park Indonesia bersama BKSDA berupaya memastikan spesies luar biasa ini tetap lestari untuk generasi mendatang.


