Meet Our Cockatoos: Mengenal 6 Jenis Kakatua di Aviary Park Indonesia
SAY HELLO TO OUR COCKATOOS!
Kenalan dengan 6 satwa berjambul memikat yang punya ciri khasnya masing-masing!
Aviary Park Indonesia menghadirkan beragam jenis kakatua dengan karakteristik, persebaran, dan status konservasi yang berbeda-beda.
Yuk, kenalan lebih dekat dengan enam jenis kakatua berikut.
1. Kakaktua Koki / Sulphur-Crested Cockatoo
Cacatua galerita
Kakatua Koki memiliki tubuh berwarna putih dengan warna kekuningan di bagian bawah sayap dan ekornya.
Ciri khasnya adalah jambul besar berwarna kuning cerah yang melengkung ke atas saat tidak ditegakkan dan mengarah ke depan ketika dinaikkan. Paruh dan kakinya berwarna abu-abu, melengkapi penampilannya yang khas.
Peta Persebaran
Indonesia, New Guinea, Australia
Conservation Status
Least Concern
(Resiko Rendah)
PERMEN LHK 2018
Protected / Dilindungi
Environmental and Forestry ministerial regulation 2018
2. Kakaktua Raja / Palm Cockatoo
Probosciger aterrimus
Kakaktua dengan ukuran tubuh terbesar di antara jenis kakatua lainnya. Kakaktua Raja memiliki tubuh hitam, jambul hitam yang khas, dan paruh yang sangat kuat. Bercak di pipinya dapat berubah dari merah muda menjadi merah cerah ketika ia terkejut atau bersemangat.
Namanya juga berkaitan dengan pohon palem pandanus yang menjadi bagian dari habitatnya.
Peta Persebaran
Pulau Irian Jaya, Papua Nugini, Australia bagian utara
Conservation Status
NT – Near Threatened
PERMEN LHK 2018
Protected / Dilindungi
Environmental and Forestry ministerial regulation 2018
3. Kakaktua Tanimbar / Goffin's Cockatoo
Cacatua goffiniana
Kakaktua Tanimbar termasuk salah satu jenis kakatua dengan ukuran tubuh yang lebih kecil. Tubuhnya sebagian besar berwarna putih, dengan bulu salmon atau merah muda di bagian wajah dan paruh berwarna abu-abu pucat.
Kakatua ini berasal dari Kepulauan Tanimbar, Maluku, dan dikenal sebagai burung yang aktif serta cerdas.
Peta Persebaran
Kepulauan Tanimbar, Maluku
Conservation Status
NT – Near Threatened
PERMEN LHK 2018
Protected / Dilindungi
Environmental and Forestry ministerial regulation 2018
4. Kakaktua Putih / White Cockatoo
Cacatua alba
Selain memiliki penampilan yang khas, Kakaktua Putih juga dikenal sebagai burung yang cerdas dan penuh rasa ingin tahu. Mereka dapat memanjat, melakukan berbagai gerakan seperti senam, bahkan menggunakan dahan untuk menggaruk punggungnya.
Tubuhnya berwarna putih dengan jambul besar yang dapat ditegakkan sebagai bagian dari ekspresi dan komunikasinya.
Peta Persebaran
Hanya terbatas di provinsi Maluku Utara terutama pulau Halmahera, Bacan, Ternate, Tidore, Kasiruta dan Mandioli
Conservation Status
EN – Endangered
Terancam Punah
PERMEN LHK 2018
Protected / Dilindungi
Environmental and Forestry ministerial regulation 2018
5. Kakaktua Seram Maluku / Salmon-Crested Cockatoo
Cacatua moluccensis
Ciri paling mudah dikenali dari kakatua ini adalah jambulnya yang panjang dan berwarna merah jambu salmon. Seluruh tubuhnya berwarna putih dengan sedikit warna merah muda. Jambul tersebut dapat mengembang dan melengkung ke belakang, membuat tampilannya semakin khas.
Kakaktua Seram Maluku merupakan satwa endemik Pulau Seram, Maluku.
Peta Persebaran
Maluku Selatan : Seram, dan (mungkin di perkenalkan) di Ambon
Conservation Status
EN – Endangered
Terancam Punah
PERMEN LHK 2018
Protected / Dilindungi
6. Environmental and Forestry ministerial regulation 2018
Kakaktua Jambul Kuning / Yellow-Crested Cockatoo
Cacatua sulphurea
Kakaktua ini mudah dikenali dari jambul kuning cerah di kepalanya. Tubuhnya didominasi warna putih, sementara jambulnya dapat ditegakkan saat sedang bersemangat atau waspada.
Meski terlihat menggemaskan, kakatua ini menghadapi ancaman serius di alam dan membutuhkan upaya perlindungan serta konservasi untuk menjaga populasinya.
Peta Persebaran
Kepulauan Sunda Kecil, Sulawesi, Bali, dan Timor
Conservation Status
CR – Critically Endangered
PERMEN LHK 2018
Protected / Dilindungi
Environmental and Forestry ministerial regulation 2018


